Kamis, 07 Januari 2010

Pilih Jadi Pebisnis Atau Pegawai??

 

"Jika engkau seseorang yang berkemampuan, jadilah pedagang. Namun jika engkau mutunya setengah-setengah, jadilah pegawai." (SHIBUSAWA EIICHI).

Ha..ha..ha.. Jangan ada yang merasa tersinggung ya...
Kalimat tadi aku dapat dari buku Sukses Bisnis MODAL DENGKUL yang ditulis oleh Mas'ud Chasan.

Terus, bagaimana tanggapan kamu saat baca tulisan perkataan Shibusawa Eiichi tadi? SETUJU atau TIDAK SETUJU?
Dan, bagaimana dengan buku yang berjudul JANGAN MAU SELAMANYA JADI ORANG YANG DIGAJI? Yang ini aku baru baca sampulnya doank. Serta masih banyak lagi tulisan atau perkataan dari orang-orang sukses secara financial yang terlihat lebih cenderung menekankan untuk menjadi seorang pedagang/pebisnis/entrepreneur.
Dengan banyaknya kalimat-kalimat serupa yang menyatakan kalau mau sukses ya menjadi PEDAGANG/PENGUSAHA/ENTREPRENEUR atau apa istilahnya intinya ya kalau mau sukses financial kita harus BISNIS, aku jadi terpikir beberapa pertanyaan dan aku coba jawab sendiri. He..he..he..
Ini nich... beberapa pertanyaan yang sempat terpikir.
* Apakah jika ingin sukses finansial harus menjadi seorang pedagang?
- Setahu saya selama ini, memang kebanyakan orang yang sangat sukses dalam segi finansial adalah dari kalangan pedagang atau lebih kerennya disebut pengusaha atau entrepreneur.
*Apakah kalau menjadi pegawai kita tak akan kaya?
- Nggak juga, nyatanya banyak pegawai atau karyawan yang kaya. Tapi jelas, yang namanya pegawai tentu penghasilannya di bawah pengusaha.
* Apakah kalau berdagang atau bisnis kita pasti akan kaya?
- Kenyataannya, tidak sedikit juga yang bangkrut tuh.

Nah... jawaban yang ke tiga ini nich kurang enak didengar. Apa lagi ada buku yang judulnya "Buka Usaha Nggak Kaya? Percuma." (blom baca isinya juga cuman pernah liat di toko buku)
Nah..lo..!

Akhirnya, berandai-andai jika:
* Jadi Pengusaha:
- Penghasilan besar.
- Kerja susah di awal, enak untuk selanjutnya
- Jam kerja bisa menentukan sendiri
- Nggak khawatir di-PHK
- Resiko rugi, didemo, paling parah bangkrut
- Sebagai pemberi pekerjaan
- Tinggal perintah kalau punya karyawan

* Jadi Pegawai
- Penghasilan relatif
- Kerja monoton, itu-itu mlulu
- Jam kerja sudah ditentukan
- Resiko kena SP, potong gaji, paling parah dipecat.
- Sebagai pencari kerja
- Kerjaannya ngikutin perintah atasan.

Hemm... semua ada resikonya dan ada kelebihannya juga. Tapi kalau dilihat dari konsekuensi dan hasil yang didapat tetap mending jadi PENGUSAHA/ENTREPRENEUR. Apalagi ada istilah Karyawan=6P (Pergi Pagi Pulang malam Penghasilan Pas-Pasan).
Enakan memilih jadi PEDAGANG/PENGUSAHA/ENTREPRENEUR aja kali ya. Bisa menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan orang lain.

Bagaimana menurutmu?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar